You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Cluster Selatan Kepulauan Seribu Bakal Dialiri Listrik Tenaga Gas
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

Cluster Selatan Kepulauan Seribu Bakal Dialiri Listrik Tenaga Gas

Direktur Utama PT Jakarta Utilitas Propertindo, Chairul Hakim mengatakan Cluster Selatan pulau-pulau resort yang ada di Kepulauan Seribu akan dialiri listrik bertenaga gas.

Untuk wilayah Cluster Selatan Kepulauan Seribu telah ada investor yang mau berinvestasi, yaitu PT Perusahaan Gas Negara (PGN)

“Untuk wilayah Cluster Selatan Kepulauan Seribu telah ada investor yang mau berinvestasi," ujarnya, Rabu (30/5).

Dijelaskan Chairul, energi listrik bertenaga gas tersebut jauh lebih efisien, mudah dan murah jika dibandingkan dengan energi listrik bertenaga genset.

PT Jakarta Utilitas Propertindo Resmikan Program JACK UP

Rincian harga genset saat ini Rp 4.500 per KWH sedangkan energi listrik bertenaga gas dibawah Rp 4.500 per KWH. Ia mengatakan, untuk perhitungan pastinya masih dilakukan hingga saat ini.

"Karena ini murni business to business, maka kami akan jual pasokan listrik tenaga gas itu ke pulau-pulau resort," jelasnya.

Ia menambahkan, untuk Cluster Utara hingga saat ini pihaknya masih mencari mitra untuk membangun energi terbarukan. 

“Hal itu kami lakukan karena letak geografis di Cluster Utara lebih cocok menggunakan energi terbarukan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5333 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1856 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1795 personFakhrizal Fakhri
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1787 personNurito
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1589 personAnita Karyati